Google

6/10/2009

Kemuliaan Nabi Muhammad Saw Dibanding dengan Nabi Ibrahim as

Seorang Yahudi berkata kepada Sayyidina Ali Ra, "Lihatlah Nabi Ibrahim as, ia telah mengetahui Allah SWT dengan perenungan sebagai pembuktian akan Allah SWT dan telah meliputi keimanan terhadap-Nya."

Sayyidina Ali berkata dengan tersenyum, "Ya, yang engkau katakan itu benar. Namun demikian, Nabi kami Muhammad Saw telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Beliau telah mengenal Allah SWT dengan perenungan sebagaimana Nabi Ibrahim as. Jika Nabi Ibrahim as mengenal Allah dalam usia lima belas tahun, sedangkan Nabi Muhammad Saw mengenal Allah SWT semenjak usia tujuh tahun.

Kemudian Sayyidina Ali Ra, menjelaskan, "Pernah sejumlah pedagang Nasrani datang. dan menurunkan dagangan mereka di antara bukit Shafa dan Marwa. Sebagian dari mereka melihat Muhammad Saw, lalu mereka mengetahui sifat, karakter, dan berita akan kebangkitannya sebagai nabi, dan mereka melihat beberapa mukjizat pada diri Muhammad Swa.

Para pedagang Nasrani bertanya kepada Muhammad Saw, "Wahai anak kecil, siapa namamu?"

Beliau menjawab, "Muhammad."

Me­reka bertanya lagi, "Siapa nama ayahmu?"

Muhammad Saw menjawab, "Abdullah."

Mereka lebih lanjut bertanya, "Apa nama ini (sambil menunjuk bumi)?"

Beliau menjawab, "Bumi."

Tak berhenti, pedagang Nasrani terus bertanya, "Apa nama itu (mereka bertanya sambil menunjuk langit)?"

Muhammad pun terus men­jawab, "Langit."

Mereka melanjutkan, "Siapa yang menciptakan bumi dan langit?"

Rasulullah Saw menjawab, "Allah." Lalu Muhammad Saw menyentak mereka, "Apakah kalian meragukanku tentang Allah Swt? Celakalah kalian, wahai Nasrani."


Muhammad Saw telah mengetahui Allah Swt dengan perenungan pada saat kaumnya kufur, bersumpah dan menyembah patung-patung, tetapi Rasulullah tetap berkata, "Tiada Tuhan selain Allah."



Orang Yahudi kemudian melanjutkan perkataannya, "Nabi Ibrahim as telah terjaga (terhijab) dari mata Namrud sebanyak tiga kali."

Sayyidina Ali Ra berkata, "Ya itu juga benar. Namun Nabi Muhammad saw telah terjaga (terhijab) dari mata orang-orang yang hendak membunuhnya seba­nyak lima kali. Sama tiga jumlahnya dan bahkan lebih dua dari Nabi Ibrahim as."

Ali Ra kemudian melanjutkan, "Kelima penjagaan (terhijab) yang dimaksud adalah ketika A llah berfirman, Dan Kami jadikan penutup dihadapan mereka, adalah hijab (penutup) yang pertama.

"Dan dari belakang mereka, " adalah hijab yang kedua.

Lalu Kami tutup mata mereka sehingga mereka tidak dapat melihat, (QS. Yaasin: 9) adalah hijab yang ketiga.

Hijab yang keempat adalah firman Allah SWT yang berbunyi, "Danjika kamu membaca Al-Qur'an, Kami jadikan di antara kamu dan orang-orang yang tidak beriman dengan akhirat sebuah hijab yang menutupi," (QS. al-Isra': 45)

Sedangkan hijab yang kelima adalah firman Allah SWT yang berbunyi, "Sesungguhnya Kami telah memasang be-lenggu di leher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, maka karena itu me­reka tertengadah." (QS. Yaasin: 8)



Orang Yahudi berkata, "Sesungguhnya Nabi Ibrahim as telah membungkam mulut orang kafir dengan kenabiannya."

Sayyidina All berkata, "Benar! Namun demikian, pernah Nabi Muhammad Saw didatangi orang yang mendustakan hari kebangkitan setelah kematian, orang itu adalah Ubai bin Khalaf al-Jumahi, dia membawa tulang yang hancur lalu berkata, "Wahai Muhammad, siapakah yang akan menghidupkan kembali tulang belulang ini padahal sudah hancur?"

Lalu Allah menurunkan atas Muhammad sebuah ayat yang membungkam mulut orang itu, "Yang akan menghidupkannya kembali ada­lah Yang menciptakannya kali pertama. Dia Maha Mengetahui akan segala sesuatu" (QS. Yaasin: 79)

Akhirnya orang itupun pergi terbungkam.


Orang Yahudi berkata, "Nabi Ibrahim telah menghancurkan patung-patung kaumnya dengan marah karena Allah SWT."

Sayyidina Ali berkata, "Ya itu pun juga benar. Tetapi Rasul kami Muhammad Saw telah merobohkan tiga ratus enam puluh patung di dalam Ka'bah, dan membersihkan semenanjung Hijaz (Arabia) dari patung-pa­tung, serta mengalahkan orang-orang yang menyembah patung dengan pedang."



Orang Yahudi berkata, "Nabi Ibrahim as pernah dilempar oleh kaumnya ke dalam api, tetapi dia pasrah dan sabar, akhirnya Allah menjadikan api itu dingin dan menyelamatkannya. Apakah Allah berbuat yang sama terhadap Muhammad?"

Sayyidina Ali berkata dengan tersenyum, "Ketika Nabi Muhammad Saw pergi ke Khaibar, seorang wanita Khaibar meracuninya, tetapi Allah Swt men­jadikan racun itu dingin (tidak bereaksi) di da­lam perutnya sampai akhir ajalnya. Padahal racun itu, jika berada di dalam perut akan membakar seperti api membakar. Itu adalah kekuasaan-Nya, janganlah kamu mengingkarinya."

6/07/2009

TANGAN KEPUNYAAN ALLAH , MEMUKUL KAKI MILIK ALLAH!


Suatu hari, seorang pencuri masuk ke kebun yang bukan miliknya. Kemudian ia naik ke salah satu pohon dan nangkring di atas sambil memakan buahnya.

Ketika
si pencuri sedang enak-enaknya menikmati buah itu, datanglah pemilik kebun dan berteriak kepada si pencuri : Hai...! Siapa kau yang nangkring di atas pohon ku?! Apa yang sedang anda lakukan ?"

Namun dengan tenang, si pencuri menjawab; "Tangan ini adalah tangan milik Allah, Pohon inipun pohon kepunyaan Allah, dan saya adalah hamba Allah yang sedang memakan buah kepunyaan Allah".

Mendengar jawaban itu, pemilik kebun pun murka. Ia kemudian menarik kaki si Pencuri sampai jatuh tersungkur, dan kemudian menyeretnya sambil memukul kaki si pencuri dengan tongkat.

Si pencuri mengaduh dan berkata: "Mengapa Anda memukulku?"

Pemilik kebun menjawab : "Ini adalah tangan Allah, dan tongkat ini adalah tongkat Allah! Aku adalah hamba Allah yang sedang memukul kaki hamba Allah yang telah mencuri buah milik Allah!"

Sobat, Allah Swt telah memberikan kita karunia besar yang senantiasa kita rasakan, Allah telah memberi kita anggota tubuh yang sempurna, baik tangan, kaki, mata, hidung, telinga dan anggota tubuh lainnya. Semua itu sangat lengkap dan indah, sehingga kita bisa melakukan apa saja yang kita kehendaki.

Akan tetapi Sobat yang budiman harus ingat! Bahwa semua itu tidak boleh digunakan untuk sesuatu yang dilarang Allah.

Contohnya:

mulut digunakan untuk membicarakan kejelekan orang lain,

telinga digunakan untuk mendengarkan umpatan orang,

mata digunakan untuk melihat sesuatu yang tidak baik,

dan tangan digunakan untuk mengambil barang yang bukan milik kita.


Sobat, Kita harus ingat bahwa semua yang kita miliki ini, nantinya akan dipertanggung jawabkan di hadapan Allah Swt di padang masyar.


5/29/2009

Tamu Istimewa

bum... bul...! kita kedatangan tamu istimewa!
Sobat kita ini, namanya MUMARU (yang gede) alias M. Mahdi Ruhullah, usianya 10 taon. sudah kelas 4 SD. hobynya ngegambar tapi paling males belajar. he... he... he...
kalo sobat yang imut-imut, namanya CENCEN, alias M. Husein Ali Ridho, usianya baru 4 taon. Hobynya loncat-loncat en jailin orang.

Blog Ku Sayang, Blog Ku Merana

Sudah sekian lama, daku tidak memasang cerita en tulisan di blog ini. Padahal kesempatan en waktu tersedia untuk melakukannya. Tapi.... mungkin keasikan melakukan hal yang lain.
Bum... gimana kabarnya?
Bul.... kemana dikau?
apa kalian sudah pindah tempat, karena tidak pernah daku buatkan cerita indah buat sobat-sobat kita lagi?
Otre deh, semoga dengan tulisan ini, daku mulai mengisi lagi blog tercinta ini.
dan kalian harus lebih ceria lagi yach....?!
kalo gak, hmmm... bisa di transfer ke blog laen lho... he.. he... kaya pemain bola aja..
ok, sobat... tunggu kami kembali.



2/04/2009

Ditemukan Planet Mirip Bumi Mengorbit Bintang seperti Matahari

Sumber: Kompas.com
Planet CoRot-Exo-7B terdeteksi dengan teknik transit. Saat planet melintas di depan bintangnya akan terekam sebagai titik hitam ditandai gejolak cahaya di sekitarnya.

Rabu, 4 Februari 2009 | 21:29 WIB

PARIS, RABU — Satelit pemburu planet asing milik Perancis, COROT, berhasil merekam sebuah planet baru di luar tata surya. Ukurannya tak lebih dari dua kali ukuran Bumi dan termasuk planet asing terkecil yang pernah ditemukan.

Planet tersebut mengorbit bintang yang mirip Matahari dan kemungkinan termasuk planet padat seperti Bumi. Penemuan planet padat termasuk mengejutkan karena, dari 300-an planet asing yang terdeteksi, hampir semuanya berupa gumpalan gas raksasa seperti Planet Jupiter.

"Untuk pertama kalinya kami kebetulan mendeteksi sebuah planet yang berbatu seperti Bumi. Penemuan ini sangat penting dalam rangka memahami pembentukan dan evolusi planet kita," ujar Malcolm Fridlund, Ketua Ilmuwan COROT dari Badan Antariksa Eropa (ESA).

Obyek yang diberi nama CoRot-Exo-7B terletak begitu dekat dengan bintang induknya yang berada 457 tahun cahaya dari Bumi (1 tahun cahaya setara dengan 9,5 triliun kilometer) sehingga permukaannya terbakar. Suhu di permukaannya sangat panas sehingga diperkirakan berupa lava pijar atau uap air dengan konsentrasi tinggi antara 1.000 hingga 1.500 derajat Celsius.

Planet tersebut mungkin tersusun dari setengah batu dan setengah air. Jadi, pantas kalau planet tersebut disebut "planet sauna" mengingat betapa panasnya suhu di permukaannya. Dengan suhu sebesar itu, kehidupan hampir dikatakan mustahil.

Para astronom Perancis dan Badan Antariksa Eropa (ESA) mendeteksi keberadaan planet itu saat posisi transit. Teleskop yang dibawa COROT mendeteksi kedipan cahaya akibat gerakan planet di depan bintangnya. CoRot-Exo-7B menempuh lintasan yang sangat cepat. Satu tahun di sana setara dengan 20 jam di Bumi.

Dengan teknik tersebut, para astronom dapat memperkirakan ukuran planet tersebut. Planet tersebut jelas bukan planet gas meskipun belum diketahui massanya. Namun, diperkirakan antara 5,7 hingga 11 massa Bumi.





1/17/2009

Generasi Al Qur'an yang Dihancurkan

Sobat, BUMGEMBUL mendapatkan berita tentang:
Mengapa Yahudi Membantai Anak-Anak Palestina?
Inilah jawabannya....
yang kami ambil dari http://www.eramuslim.com/berita/dunia/send/mengapa-yahudi-mengincar-bocah-bocah-palestina"
Terjawab sudah mengapa agresi militer Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza. Seperti yang diketahui, setelah lewat dua minggu, jumlah korban tewas akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 900 orang lebih. Hampir setengah darinya adalah anak-anak. Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka.
Sebulan lalu, sesuai Ramadhan 1429 Hijriah, Khaled Misyal, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah hafidz Alquran. Anak-anak yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi. "Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Alquran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?" demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi.
Sumber: http://www.eramuslim.com/berita/dunia/send/mengapa-yahudi-mengincar-bocah-bocah-palestina

Kemalangan Anak Muslim di GAZA

Sobat, begitu nestapa derita teman-teman kita di Palestina. Hancur hati ini melihat kekejaman Israel kepada anak-anak yang tidak berdosa.

Rasulullah Muhammad Saw juga akan menangis pilu melihat derita anak-anak muslim, penerus perjuangan Islam yang ditembak dan dibombardir tanpa ampun.

Wahai sobat semua, rapatkan barisan, bantulah teman-teman kita dengan apapaun yang kita miliki untuk berjuang melawan kezaliman.

PHOTO GALLERY OF GAZA’S MARTYRED CHILDREN

In Pictures: the slaughter of Gazan children


Victims of the Israeli occupation forces in the tenth day of their attacks on Gaza Strip - January 5, 2009

Uruknet

vittime5.jpg

Jan 5, 2009

On January 5, 2009 three families were massacred: Samuni, Abu Eisha, and Al-Hilou .

Seven members of the Abu Eisha family were torn to pieces by shelling, said medical officials at Ash-Shifa Hospital in Gaza City. According to the medics the parents and their five children were killed when Israeli warships shelled their home in the Al-Mashtal area in the north of Ash-Shati Refugee Camp, on the shore west of Gaza City.

Medical officials at Ash-Shifa hospital also confirmed on Monday morning the deaths of seven people, including four children all members of the Samuni family in the Zaytoun neighborhood of Gaza City. Family members who managed escape the shelling claimed more than seven people may have been killed. Jalal Samuni said told Ma’an’s reporters at Ash-Shifa Hospital that more than 20 people were left inside the house which was bombarded, and he fears that many of them were killed. He explained that the neighbors gathered in the house of Arafat Samuni who came to the area yesterday. He said that advancing Israeli troops told residents to stay in their homes. Then Israeli forces shelled the house, he said.

Earlier also in the Zaytoun area killed a five-year-old girl and her grandfather, members of the Al-Hilou family. The girl’s mother was critically injured. All the victims were evacuated to Ash-Shifa Hospital (Ma’an news)

The Massacre of Al-Samuni Family

Samuni family says: Israeli soldiers gather 30 persons from Al Samuni family in one house. Ten families were in the house from the same clan. Many civilians were killed as artillery shells bombed the house. The number of victims around 14, most of them are children and women. Some are in critical conditions! Sameh A. Habeeb


Photo by AFP :P alestinian boys kneel over the bodies of Issa, left, Ahmed, center, and Mohamed Samouni, right.


Photo by WAFA


Photo by WAFA


Photo by AFP


Photo by WAFA


Photo by WAFA


Photo by WAFA


Photo by AFP


Photo by WAFA


Photo by WAFA


Photo by WAFA


Photo by WAFA


Photo by WAFA


Photo by WAFA


Photo by AFP


Photo by AFP


Photo by AFP


Photo by AFP


Photo by WAFA


Photo by WAFA

Other pictures from Gaza - January 5, 2009

Photo by AFP

A Palestinian man shouts next to the bodies of two of four Palestinian siblings at Gaza Citys al-Shifa hospital.

Palestinian medics carry a wounded boy into Al-Shifa hospital in Gaza City.AFP

A Palestinian father carries his wounded baby daughter into a hospital in Gaza City. AFP

Palestinian boys wounded by an Israeli tank shell wait for treatment at Shifa hospital in Gaza January 5, 2009. AFP

Wounded Palestinian children arrive for treatment at Shifa Hospital in Gaza City, after an Israeli strike early Monday, Jan. 5, 2009.AFP

A wounded Palestinian boy is treated at the Shifa Hospital in Gaza City, after an Israeli missile strike early Monday, Jan. 5, 2009.AFP

A Palestinian baby wounded by an Israeli tank shell is treated by doctors at Shifa hospital in Gaza January 5, 2009. AFP

Palestinian children wounded by an Israeli tank shell rush into Shifa hospital in Gaza January 5, 2009.AFP

Sumber: http://desertpeace.wordpress.com/2009/01/06/phopto-gallery-of-gazas-martyred-children


Film : Senja Masih BersamaKu

si BUL bilangin yach... Filmnya ada di bagian paling bawah Blog ini. Tar, liat ya..
Sobat, kudu nonton, okeh...?!
Soalnye, Film ini menceritakan perjuangan bocah pengamen agar bisa melanjutkan sekolah, Tapi.... tonton aje deh.

Film ini hasil olahan abang-abang kita di DREAMS Production. Sorry yach, kalo hasilnya kurang memuaskan, karena peralatan kameranya sangat minim. Kek.. kek.. kek...

Ide Cerita dan Sutradaranya, nih! Ya... yang buat Kami ini... BUMGEMBUL... kek... kek... kek...

Bang, kami (BUM dan si BUL) kapan di buatin filmnya...?


Sabar... ya, BUL. Modalnya masih lon ade, neh... Sekarang tugas kita, nyenengin hati sobat aja dulu di BLOG BUMGEMBUL ini... ok?


Okeh...Boz! kek... kek... kek...

Film : Senja Masih BersamaKu

Baris Video

Loading...